Rabu, 09 November 2011

perbedaan antara SI,TK,TI,SE dan ILKOM

Sistem Informasi
Program Sistem Informasi lebih berfokus pada pengintegrasian solusi berbasis teknologi informasi dengan proses bisnis untuk memenuhi kebutuhan informasi bisnis dan usaha-usaha lain, yang memungkinkan tercapainya tujuan sebuah organisasi dengan efektif dan efisien. Perspektif bidang ilmu ini lebih memandang teknologi sebagai instrumen untuk mencatat, menghasilkan, mengolah, serta mendistribusikan informasi. Ahli-ahli di bidang ini memiliki kemampuan untuk memetakan kebutuhan informasi sebuah organisasi, dan menentukan cara terbaik teknologi informasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Selain penguasaan aspek teknologi informasi, seorang pakar sistem informasi juga harus memahami prinsip-prinsip manajemen dan bisnis. Sebagai konsekuensinya, kurikulum di bidang sistem informasi juga mencakup materi mengenai kerangka bisnis dan manajemen, di samping penguasaan teknologi perangkat lunak dan perangkat keras komputer.
Lulusan dari program ini memiliki keahlian yang sangat dibutuhkan industri saat ini, di mana pemanfaatan teknologi informasi sering menjadi kunci keunggulan sebuah organisasi.

Ilmu computer dan teknik informatika
Program yang berjudul Ilmu Komputer dan Teknik Informatika pada dasarnya adalah program yang sama. Cakupannya cukup luas, mulai dari fondasi teoritis mengenai perancangan algoritma, yaitu konsep dasar yang melandasi pengembangan perangkat lunak, sampai kepada penerapan mutakhir berupa aplikasi robotika, kecerdasan buatan, bio-informatika, dan topik-topik menarik lainnya.
Fokus kurikulum Ilmu Komputer dan Teknik Informatika seringkali lebih ilmiah dan teoritis, dan cukup banyak mengandung unsur matematika dan logika.
Seorang lulusan Ilmu Komputer/Teknik Informatika memiliki kemampuan untuk merancang dan mengembangkan perangkat lunak yang canggih untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit. Mereka jugalah yang senantiasa menemukan inovasi baru di bidang ilmu komputer. Sebagai contoh, saat ini kita sudah mengenal baik fasilitas Internet dan World Wide Web, yang tidak akan terwujud tanpa kemajuan di sub-bidang ilmu komputer seperti jaringan komputer (computer networking), basis data (database), serta interaksi manusia komputer. Saat ini, ilmuwan komputer menggunakan teknologi komputer untuk pengembangan robot yang cerdas, pemodelan DNA manusia, serta pembuatan program yang dapat memahami berbagai data dalam bentuk teks, gambar, suara, maupun video.

Teknik computer dan teknologi informasi
Program ini berfokus pada perancangan dan pembangunan komputer dan sistem berbasis komputer. Topik yang dipelajari adalah perangkat keras, perangkat lunak, sistem komunikasi, serta interaksi antara semua elemen tersebut. Sistem pendidikannya biasanya lebih banyak menganut pendekatan rekayasa/terapan (engineering) daripada ilmiah (science).
Mahasiswa pada program Teknik/Teknologi Komputer lebih banyak mempelajari perancangan sistem perangkat keras dijital, termasuk komputer dan sistem telekomunikasi. Perangkat lunak tetap dipelajari,namun fokusnya terletak pada interaksinya dengan perangkat keras.
Sebuah sub-bidang yang cukup banyak diminati di Teknik/Teknologi Komputer adalah sistem tertanam (Embedded Systems), yaitu pengembangan perangkat selain komputer yang sebetulnya memiliki sistem perangkat keras maupun lunak ‘tertanam’ di dalamnya, misalnya telepon seluler, sensor dan peralatan medis, dan lain-lain.

Software Engineering (SE) / Rekayasa perangkat lunak
Rekayasa perangkat lunak (RPL, atau dalam bahasa Inggris: Software Engineering atau SE) adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas.
IEEE Computer Society mendefinisikan rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak
Kompetensi Lulusan diharapkan ;
diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu mengelola aktifitas pengembangan software berskala besar dalam tiap tahapannya (software development life cycle).

sumber : 
http://tulangkering.freehostia.com/perbedaaan-antara-sititkseilmu-komputer.html
http://www.cs.ui.ac.id/lang/id/pendidikan/penerimaan/perbedaan-ilmu-komputer-dan-sistem-informasi/



perbedaan antara SI,TK,TI,SE dan ILKOM

Selasa, 08 November 2011

Etika profesi IT

                Sering kita menyebut kata etika, tapi tau ga sih arti dari kata etika itu apa????  Etika itu berasal dari kata ethos (bahasa yunani) yang berarti karatker,  watak kesusilaan atau adat. Sedangkan profesi adalah suatu hal yang berkaitan dengan keahlian seseorang. setelah kita memahami arti dari 2 kata tersebut berarti kita sudah bisa menyimpulkan bahwa etika profesi  adalah etika moral yang sengaja di ciptakan untuk kebaikan jalannya profesi yang bersangkutan, karena setiap profesi mempunyai identitas, sifat ciri dan standar profesi masing – masing.
                Dalam setiap profesi pasti terdapat kode etik profesi. Kode etik profesi merupakan kriteria prinsip profesional yang telah digariskan, sehingga diketahui dengan pasti kewajiban profesional anggota lama, baru, ataupun calon anggota kelompok profesi. Kode etik profesi telah menentukan standarisasi kewajiban profesional anggota kelompok profesi. Sehingga pemerintah atau masyarakat tidak perlu campur tangan untuk menentukan bagaimana profesional menjalankan kewajibannya. Kode etik profesi pada dasarnya adalah norma perilaku yang sudah dianggap benar atau yang sudah mapan dan tentunya lebih efektif lagi apabila norma perilaku itu dirumuskan secara baik, sehingga memuaskan semua pihak.
                Kode etik profesi ini sangat penting dalam dunia pekerjaan mengingat fungsi dari kode etik ini sebagai sarana control social dan pencegah kesalahpahaman dan konflik dalam bekerja. Prinsip dasar di dalam kode etika profesi adalah sebagai berikut:
1. Prinsip Standar Teknis, profesi dilakukan sesuai keahlian
2. Prinsip Kompetensi, melaksanakan pekerjaan sesuai jasa profesionalnya, kompetensi dan ketekunan
3. Prinsip Tanggungjawab, profesi melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional
4. Prinsip Kepentingan Publik, menghormati kepentingan publik
5. Prinsip Integritas, menjunjung tinggi nilai tanggung jawab professional
6. Prinsip Objektivitas, menjaga objektivitas dalam pemenuhan kewajiban
7. Prinsip Kerahasiaan, menghormati kerahasiaan informasi
8. Prinsip Prilaku Profesional, berprilaku konsisten dengan reputasi profesi

KESIMPULAN : inti dari pada etika profesi adalah bagaimana cara kita bisa menjalankan pekerjaan kita secara professional agar kita bisa diterima oleh masyarakat. Professional bukan hanya dalam bidang pekerjaannya saja tapi jga cara bertingkah laku kita. Dengan mengacu pada etika profesi diharapkan kaum profesional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan tugas yang dilakukan dari segi tuntutan pekerjaannya.
ETIKA PROFESI IT
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berlangsung sangat cepat. Dengan perkembangan tersebut diharapkan akan dapat mempertahankan dan meningkatkan taraf hidup manusia untuk menjadi manusi secara utuh. Maka tidak cukup dengan mengandalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, manusia juga harus menghayati secara mendalam kode etik ilmu, teknologi dan kehidupan.
 Para pakar ilmu kognitif telah menemukan bahwa teknologi mengambil alih fungsi mental manusia, pada saat yang sama terjadi kerugian yang diakibatkan oleh hilangnya fungsi tersebut dari kerja mental manusia. Perubahan yang terjadi pada cara berfikir manusia sebagai akibat perkembangan teknologi sedikit banyak berpengaruh terhadap pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan norma dalam kehidupannya.
Gambaran Umum Pekerjaan di Bidang Teknologi Informasi
Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi informasi setidaknya terbagi dalam 4 kelompok sesuai bidangnya.
a. Kelompok pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak ( software ), baik mereka yang merancang system operasi,database maupun system aplikasi
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
• Sistem analis, merupakan orang yang abertugas menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan.
Programer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan system analis, yaitu membuat program ( baik aplikasi maupun system operasi ) sesuai system yang dianalisa sebelumnya
• Web designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
• Web programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.
b. Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat keras ( hardware ).
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
• Technical engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat system computer.
• Networking engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.
c. Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional system informasi. Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
• EDP Operator, adalah orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
• System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap system, memiliki kewenangan menggunakan hak akses terhadap system, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah system.
• Mis Director, merupakan orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah system informasi, melakukan manajemen terhadap system tersebut secara keseluruhan baik perangkat keras, perangkat lunak maupun sumber daya manusianya.

CONTOH KASUS:
jika suatu saat saya menjadi ahli IT dan mengajukan proyek ke lembaga pemerintah. Proyek itu proyek yang cukup besar biayanya dan dalam mengajukan proposal pun sangat sulit. tapi setelah proposal proyek saya disetujui oleh lembaga pemerintah tersebut,  saya hanya di beri komisi 10% dari keringat kerja keras saya. Sisanya untuk para pejabat lembaga tersebut, Yang akan saya lakukan  :
1.        saya akan tetap bekerja pada pemerintah sesuai dengan kontrak pekerjaan yang sudah di tanda tangani dengan sangat terpaksa
2.       Saya tidak akan pernah lagi mengajukan proposal pada pemerintah.

 sumber : 
1.http://202.91.15.14/upload/files/1830_PENTINGNYA_ETIKA_PROFESI.pdf
2. berbagai sumber dan sedikit direvisi




Etika profesi IT

Rabu, 29 Juni 2011

contoh proposal IT

PROPOSAL SISTEM PENDETEKSI WAJAH MANUSIA PADA CITRA DIGITAL


1. LATAR BELAKANG

Dewasa ini teknologi pengenalan wajah semakin banyak diaplikasikan, antara lain untuk sistem pengenalan biometrik (yang dapat juga dikombinasikan dengan fitur biometrik yang lain seperti sidik jari dan suara), sistem pencarian dan pengindeksan pada database citra digital dan database video digital, sistem keamanan kontrol akses area terbatas, konferensi video, dan interaksi manusia dengan komputer.
Dalam bidang penelitian pemrosesan wajah (face processing), pendeteksian wajah manusia (face detection) adalah salah satu tahap awal yang sangat penting di dalam proses pengenalan wajah (face recognition). Sistem pengenalan wajah digunakan untuk membandingkan satu citra wajah masukan dengan suatu database wajah dan menghasilkan wajah yang paling cocok dengan citra tersebut jika ada. Sedangkan autentikasi wajah (face authentication) digunakan untuk menguji keaslian/kesamaan suatu wajah dengan data wajah yang telah diinputkan sebelumnya. Bidang penelitian yang juga berkaitan dengan pemrosesan wajah adalah lokalisasi wajah (face localization) yaitu pendeteksian wajah namun dengan asumsi hanya ada satu wajah di dalam citra, penjejakan wajah (face tracking) untuk memperkirakan lokasi suatu wajah dalam video secara real time, dan pengenalan ekspresi wajah (facial expression recognition) untuk mengenali kondisi emosi manusia (Yang, 2002).
Pada kasus tertentu seperti pemotretan untuk pembuatan KTP, SIM, dan kartu kredit, citra yang didapatkan umumnya hanya berisi satu wajah dan memiliki latar belakang seragam dan kondisi pencahayaan yang telah diatur sebelumnya sehingga deteksi wajah dapat dilakukan dengan lebih mudah. Namun pada kasus lain sering didapatkan citra yang berisi lebih dari satu wajah, memiliki latar belakang yang bervariasi, kondisi pencahayaan yang tidak tentu, dan ukuran wajah yang bervariasi di dalam citra. Contohnya adalah citra yang diperoleh di bandara, terminal, pintu masuk gedung, dan pusat perbelanjaan. Selain itu juga pada citra yang didapatkan dari foto di media massa atau hasil rekaman video. Pada kasus tersebut pada umumnya wajah yang ada di dalam citra memiliki bentuk latar belakang yang sangat bervariasi.
Penelitian ini akan difokuskan pada masalah pendeteksian wajah. Dengan sistem pendeteksi wajah yang akurat, maka proses selanjutnya yaitu pengenalan wajah dapat dilakukan dengan lebih mudah.

2. PERUMUSAN MASALAH

Masalah deteksi wajah dapat dirumuskan sebagai berikut: dengan masukan berupa sebuah citra digital sembarang, sistem akan mendeteksi apakah ada wajah manusia di dalam citra tersebut, dan jika ada maka sistem akan memberitahu berapa wajah yang ditemukan dan di mana saja lokasi wajah tersebut di dalam citra. Keluaran dari sistem adalah posisi dari subcitra yang berisi wajah yang berhasil dideteksi.

3. BATASAN MASALAH

Pada sistem deteksi wajah ini diberikan pembatasan masalah sebagai berikut:
Citra masukan yang digunakan adalah hitam putih dengan 256 tingkat keabuan (grayscale).
Wajah yang akan dideteksi adalah wajah yang menghadap ke depan (frontal), dalam posisi tegak, dan tidak terhalangi sebagian oleh objek lain.
Metode yang dipakai adalah jaringan syaraf tiruan multi-layer perceptron dengan algoritma pelatihan back-propagation.

4.  TUJUAN PENELITIAN

Penelitian bertujuan untuk membuat suatu desain dan implementasi sistem deteksi wajah dengan masukan berupa citra digital sembarang. Sistem ini akan menghasilkan subcitra yang berisi wajah-wajah yang berhasil dideteksi.

5. MANFAAT PENELITIAN

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai langkah awal untuk membangun sistem pemrosesan wajah yang menyeluruh, yang bisa diaplikasikan pada sistem pengenalan wajah atau verifikasi wajah. Program aplikasi yang dibuat juga dapat dijadikan bahan untuk penelitian lebih lanjut di bidang yang berkaitan.
Dengan penyesuaian tertentu, metode yang digunakan mungkin dapat juga dimanfaatkan untuk sistem deteksi objek secara umum yang tidak hanya terbatas pada wajah, misalnya deteksi kendaraan, pejalan kaki, bahan produksi, dan sebagainya.
Dari hasil penelitian ini juga diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap jaringan syaraf tiruan, dan pengaruh berbagai parameter yang digunakan terhadap unjuk kerja pengklasifikasi jaringan syaraf tiruan.

6. METODE PENELITIAN

Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini terdiri dari langkah-langkah berikut:
Melakukan studi kepustakaan terhadap berbagai referensi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Topik-topik yang akan dikaji antara lain meliputi: pengenalan pola, pengolahan citra digital, pendeteksian objek secara umum, pendeteksian wajah, dan jaringan syaraf tiruan.
Menyiapkan training data set yang akan digunakan untuk proses pembelajaran dari sistem. Data wajah yang digunakan akan melalui praproses berupa resizing menjadi 20x20 pixel, masking, dan histogram equalization.
Merancang sistem pendeteksi wajah dengan jaringan syaraf tiruan, kemudian membuat program aplikasinya.
Melakukan pelatihan pada sistem dengan training data set yang telah disiapkan sebelumnya.
Melakukan pengujian unjuk kerja sistem. Unjuk kerja pada sistem pendeteksi wajah diukur dengan menghitung detection rate dan false positif rate.

7. DAFTAR PUSTAKA
  • E. Hjelmas, B.K. Low, 2001, “Face Detection: A Survey”, Computer Vision and Image Understanding. 83, pp. 236-274.
  • H. Rowley, S. Baluja, T. Kanade, 1998, “Neural Network-Based Face Detection”, IEEE Trans. Pattern Analysis and Machine Intelligence, vol. 20, no. 1.
  • M.H. Yang, D. Kriegman, N. Ahuja, 2002, “Detecting Faces in Images: A Survey”, IEEE Trans. Pattern Analysis and Machine Intelligence, vol. 24, no. 1.
SUMBER GAMBAR: DISINI 

contoh proposal IT

Senin, 28 Maret 2011

update status facebook dari ipad


buat seru - seruan aja, update status via ipad padahal ga punya ipad.
langsung aja buka facebook anda. ketiklah status anda di colom discus this event dan langsung share







update status facebook dari ipad

update status facebook via for indonesia


update status via for indonesia
iseng iseng aja sie, biar ga bosen buat status di facebook.
langsung aja ni. buka facebook antum langsung dah ketik status yang antum mau di discuss this event.
gampangkan..






update status facebook via for indonesia

update status facebook via android


update status facebook melalui android
hehehe ga punya android sih tapi ga ada salah nya kalau update status nya di android.
seperti biasa buka facebook antum langsung deh tulis statusnya di discuss this event.





update status facebook via android

update status via blackberry simulator



update status facebook via blackberry simulator
langsung aja caranya buka dulu facebook antum. langsung deh update statusnya di kolom discuss this event.






update status via blackberry simulator

Kamis, 17 Maret 2011

ping buat kontes kecil jadi kawan, besar jadi lawan

postingan ini saya buat karena link kontes saya kecil jadi kawan, besar jadi lawan di tendang oleh mbah google. dari mulai page pertama secara tiba-tiba turun dan bahkan hilang bagai di telan bumi. sulit juga memang kalau newbie seperti saya ini, ikut kontes seo. pengalaman yang minim dan pengetahuan yang sangat kurang tentang seo menjadi salah satu masalah yang saya alami sekarang ini. ya mudah-mudahan dengan adanya masalah ini saya bisa lebih banyak belajar lagi bagaimana mengoptimalkan seo yang baik dan benar.
ping buat kontes kecil jadi kawan, besar jadi lawan

Senin, 07 Maret 2011

kecil jadi kawan, besar jadi lawan



Api merupakan salah satu kebutuhan manusia. Selain untuk memasak api juga digunakan untuk menyalakan kendaraan bermotordan masih banyak lagi kegunaan api di kehidupan sehari-hari kita. Di samping mempunyai manfaat yang besar, zat yang sering di sebut sebagai si jago merah ini pun sangat mudah marah lho. Kalau si jago merah ini marah apapun di lahapnya dan tidak sedikit pula kerugian yang di timbulkan oleh si jago merah ini kalau sedang marah. Ya begitulah sifat api kecil jadi kawan, besar jadi lawan.
Banyak yang sudah menjadi korban amukan si jago merah ini. Nah dari banyaknya kebakaran yang di timbulkan si jago merah ini, sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan kebakaran adalah jalan yang efektif untuk membuat suatu gerakan anti kebakaran. Dengan adanya sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat luas kebakaran bias diatasi. Dengan kita mensosialisasikan kebakaran berarti kita sudah berbagi informasi kepada masyarakat luas bagaimana kita bias mencegah kebakaran itu agar tidak terjadi.
Berikut ini adalah saran atau tips untuk mencegah kebakaran
1. Hati – hati lah dengan tabung gas yang bocor
Tabung gas yang bocor sangat bisa memicu kebakaran. Oleh karena itu periksalah tabung anda sebelum memasang tabung gas. Kebocoran biasa terjadi di sela-sela katup penghubung selang dan tabung. Tetesilah air di sela – sela katup tersebut. Jika ada gelembung air yang keluar berarti gas tersebut bocor.
2. Hati – hati dengan obat nyamuk bakar
Kebakaran juga sering terjadi akibat sembarangan meletakkan obat nyamuk bakar. Obat nyamuk bakar sebaiknya diletakkan jauh dari kertas dan bahan yang mudah dibakar.
3. Jangan pernah meninggalkan rumah dengan kompor menyala.
Kadang kadang orang terbiasa meninggalkan rumahnya pada saat memasak. Nah jauhilah hal yang seperti ini.
4. Alat- alat elektrik juga bisa menimbulkan kebakaran. Jadi berhati hatilah.
Jika kebakaran nyaris terjadi hal yang harus dilakukan adalah Jangan panic ketika api sudah merambat. Karna kepanikan bisa meluluhlantahkan semuanya. Yang harus kita lakukan adalah menutup sumber api itu dengan kain basah atau dengan karung goni.
Mungkin sekian postingan yang bisa saya berikan. Mudahan-mudahan bermanfaat.
kecil jadi kawan, besar jadi lawan

Jumat, 04 Maret 2011

pengertian kewirausahaan | devinisi | enterprenership


Sebelum membahas tentang pengertian atau devinisi tentang kewirausahaan menurut para ahli, saya akan sedikit menjabarkan pengertian kewirausahaan menurut pemikiran saya sendiri.
Kewirausahaan adalah sebuah proses membuka peluang usaha secara mandiri untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik, dengan berani mengorbankan waktu serta modal agar terciptanya usaha yang di inginkan.
Nah sekarang pengertian kewirausahaan menurut banyak ahli:
1. Peter F Drucker
Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) .
2. Thomas W Zimmerer
Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
3. Andrew J Dubrin
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).
4. David E. Rye (1996: 6)
adalah suatu pengetahuan terapan dari konsep dan teknik manajemen yang disertai risiko dalam merubah atau memproses sumberdaya menjadi output yang bernilai tambah tinggi (value edded). Perubahan ini dilakukan melalui menciptaan diferensiasi, standarisasi, proses dan alat desain dalam menciptakan pasar dan pelanggan baru.
5. Richard Cantillon (1775)
Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian
6. Jean Baptista Say (1816)
Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.
7. Frank Knight (1921)
Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan
8. Kewirausahaan menurut Instruksi Presiden Republik Indonesia (INPRES) No. 4 Tahun 1995 tentang Gerakan Nasional Me-masyarakat-kan dan Mem-budaya-kan Kewirausahaan adalah semangat, sikap, prilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan/atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efesiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan/atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
9. Soeharto Prawiro, 1997.
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth).
10. Acmad Sanusi, 1994
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.
11. Kasmir (2006)
Wirausaha adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan.
12. Harvey Leibenstein (1968, 1979)
Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
13. Penrose (1963)
Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.

postingan ini dibuat sebagai bahan pemenuhan tugas softskill.
referensi:


pengertian kewirausahaan | devinisi | enterprenership

Minggu, 09 Januari 2011

digital library | perpustakaan digital | perpustakaan online

Di era globalisasi seperti sekarang ini masyarakat terutama mahasiswa sangat membutuhkan informasi . hal itupun juga tak lepas dari peran perpustakaan sebagai pemberi informasi. nah postingan yang akan saya bahas kali ini adalah tentang perpustakaan digital atau digital library terutama perpustakaan yang ada di universitas gunadarma.
perpustakaan adalah sarana yang sangat vital dalam membangun SDM (sumber daya manusia) yang cerdas. perpustakaan dari jaman ke jaman mengalami perkembangan yang sangat signifikan. hal itu di pengaruhi oleh kebutuhan para pembaca dan kemajuan jaman yang sangat pesat. perpustakaan yang dulu bersifat fisik sekarang berubah menjadi perpustakaan yang bersifat maya itulah bukti bahwa jaman ini adalah jaman modern. perguruan tinggi negeri maupun swasta pun belakangan ini makin gencar-gencarnya berlomba mengembangkan perpustakaan digital. salah satu peguruan tinggi itu adalah universitas gunadarma.
perpustakaan yang ada di universitas gunadarma (UG) berfungsi memberikan pelayanan kepada para mahasiswa dan dosen dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar. bukan hanya itu perpustakaan digital yang ada di gunadarma juga berfungsi untuk melaksanakan tugas-tugas tri dharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan,penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
perpustakaan digital yang ada di gunadarma mempunyai beberapa fitur link yang terletak di bagian kanan paling atas. fitur link ini ditunjukkan untuk mengetahui lebih jauh tentang apa perpustakaan digital yang ada di gunadarma. fitur link tersebut antara lain:
• Home
• Profil
• Layanan
• Koleksi
• Peraturan
• Petunjuk
• SOP online
1. Home
Home berisi tentang sambutan yang ditunjukkan kepada para pembuka situs digital library universitas gunadarma. Home juga berisi pemberitahuan lokasi universitas gunadarma yang tersebar di jaboetabek.
2. Profile
Profile berisi sejarah berdirinya peppustakaan di universitas gunadarma, tujuan UG mendirikan digital library, dan lokasi perpustakaan yang ada di gunadarma.
3. Layanan
Layanan berisi tentang keanggotaan, peminjaman bahan pustaka bagi anggota, adminisrasi, kunjungan ruang referensi, dan waktu pelayanan baik meminjam buku maupun kunjungan referensi.
4. Koleksi
Koleksi berisi tentang semua jenis buku yang tersedia di universitas gunadarma baik penulisan ilmiah maupun skripsi.
5. Peraturan
Peraturan berisi tentang aturan-aaturan yang diterapka di perpustakaan universitas gunadarma.
6. Petunjuk
Link petunjuk berisi tentang informasi-informasi yang selama ini menjadi petanya para pengguna perpustakaan
7. SOP online
Link SOP online berisi tentang layanan pengguna, pengolahan bahan pustaka, layanan administrasi perpustakaan, pengurusan haki.

Perpustakaan digital memang sangat membantu dalam penyampaian informasi kepada mahasiswa. Tetapi tetap saja ada kelebihan tentu ada kekurangan.
Kelebihan digital library
 Tidak dibatasi ruang dan waktu artinya kapan dan dimana saja kita bisa mengakses perpustakaan.
 Keaslian dokumen tetap terjaga.
 Tidak dapat di copy orang.
 Bisa lebih akurat dalam mencari buku hanya dengan mengketik judul buku.
 Dalam penggunaanya bisa lebih effisien.
 Jaringan perpustakaan yang sangat luas
 Gratis tanpa harus ke tempat kuliah
 Tampilan web sangat menarik.
Kekurangan digital library
 untuk orang yang minim pengetahuan dalam bidang IT , akan sangat bingung ketika akan menggunakan digital library.
 Sangat bergantung pada koneksi internet. Jika koneksi internet putus maka putus pula bahan bacaan yang kit abaca.
 Sangat rawan dengan hacker.
 kebanyakan Pengguna perpustakaan masih terbiasa membaca bahan materi berbentuk teks tercetak dari pada teks digital
 Jika terjadi padam listrik perpustakaan tidak akan bisa diakses.
Itulah sekilas tentang perpustakaan digital terutama perpustakaan digital yang ada di universitas gunadarma.

sumber gambar : klik ini




keyword:
perpustakaan digital,digital library,perpustakaan online,library online
digital library | perpustakaan digital | perpustakaan online